
Kabupaten Tangerang – Kelompok KKN Tematik 55 Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar aksi pelestarian lingkungan bertajuk Green Legacy: One Action, Thousand Mangroves, Million Benefits di Pantai KSS, Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Minggu (2/8). Kegiatan ini meliputi aksi bersih pesisir, edukasi lingkungan, dan penanaman 1.000 bibit mangrove sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir.
Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi mahasiswa KKN Tematik 55 UMJ, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Kampung Bahari Nusantara. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi lingkungan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri mahasiswa, dosen pembimbing, dan masyarakat setempat. Acara dibuka melalui sambutan Ketua KKN Tematik 55 UMJ, Jordy Hafiz, mahasiswa Fakultas Agama Islam, Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Mas Ahmad Yani, S.H., M.Si., serta Ketua Umum KTH Kampung Bahari Nusantara, Bang Sahrul.
Dalam sambutannya, Jordy Hafiz menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar bagian dari program kerja mahasiswa, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
"Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat, sekecil apa pun, bagi lingkungan dan masyarakat sekitar," ujarnya.
Sementara itu, Dr. Mas Ahmad Yani mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang menghadirkan program berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
"Ilmu yang diperoleh selama perkuliahan hendaknya tidak berhenti di ruang kelas, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan," tuturnya.
Ketua Umum KTH Kampung Bahari Nusantara, Bang Sahrul, turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir. Selanjutnya, peserta mendapatkan edukasi mengenai ekosistem mangrove dari Bang Bawi yang menjelaskan peran penting mangrove sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, habitat berbagai biota laut, serta penyerap karbon yang berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.
"Menanam mangrove bukan hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan agar pesisir tetap lestari untuk generasi yang akan datang," ungkap Bang Bawi.
Sebagai simbol komitmen bersama, Kelompok KKN Tematik 55 UMJ menyerahkan bibit mangrove secara simbolis kepada Kelompok Tani Hutan Kampung Bahari Nusantara. Penyerahan tersebut menjadi penanda terjalinnya kerja sama yang diharapkan terus berlanjut dalam berbagai program pelestarian lingkungan.
Usai seremoni, peserta melaksanakan aksi bersih pesisir dengan menyusuri kawasan Pantai KSS untuk mengumpulkan sampah yang tersebar di sepanjang garis pantai. Kegiatan ini bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan pesisir merupakan tanggung jawab bersama.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman 1.000 bibit mangrove di area yang telah ditentukan bersama KTH Kampung Bahari Nusantara. Sebelum penanaman dimulai, peserta memperoleh pembekalan singkat mengenai teknik penanaman yang baik agar bibit dapat tumbuh secara optimal.
Penanaman dilakukan secara gotong royong sebagai upaya mendukung rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus memperkuat fungsi mangrove dalam melindungi pantai dari abrasi dan dampak perubahan iklim. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, di mana setiap bibit yang ditanam menjadi simbol harapan bagi terciptanya ekosistem pesisir yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui program Green Legacy: One Action, Thousand Mangroves, Million Benefits, Kelompok KKN Tematik 55 UMJ berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi pelestarian ekosistem mangrove sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat. Mereka meyakini bahwa menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan masa depan yang lebih baik.
LAMPIRAN
